• Gedung Panti Asuhan Putera Muhammadiyah Pekanbaru
  • Foto Bersama Pengurus BKKKS Propinsi Riau
  • Penyerahan Bantuan Dari PT. Telkomsel
  • Anak Asuh Mendapatkan Santunan Dari PT. Telkomsel
  • Panti Asuhan Mendapatkan Bantuan CSR Dari MAL SKA Pekanbaru

Visi Misi Dan Tujuan

VISI :
Menjadikan Panti Asuhan Putera Muhammadiyah Kota Pekanbaru sebagai Lembaga Pelayanan Sosual yang mandiri dan profesional bagi anak yatim/ miskin guna mewujudkan masa depan mereka sebagai insan teladan, berkarya dan berpendidikan.

MISI :
Memberikan santunan, tempat tinggal, pengasuhan, pelayanan dan pendidikan serta kesehatan terorganisasi dan terprogram kepada anak-anak yatim/ miskin dengan Cuma-cuma agar mereka dikemudian hari memiliki bekal hidup dan mampu berdiri sendiri serta dapat menjadi manusia yang berguna bagi masyarakat, agama dan bangsa.

TUJUAN :
Memenuhi hak hidup anak karena tidak mampu yang disebabkan oleh tidak memiliki orang tua/ miskin/ dhuafa/ terlantar, memberikan kesejahteraannya, masa depannya dan melahirkan generasi beriptek, berimtaq dan manusia teladan.
Selengkapnya..

Sejarah Pendirian

Panti Asuhan Putera Muhammadiyah Kota Pekanbaru merupakan salah satu panti yang tertua di Provinsi Riau dan merupakan salah satu amal usaha muhammadiyah yang bergerak dibidang sosial dan kemasyarakatan. Pada mulanya Panti Asuhan Putera Muhammadiyah Kota Pekanbaru berasal dari Panti Asuhan Budi Mulia Bangkinang yang terletak di kabupaten kampar yang diselenggarakan oleh Departemen Sosial Provinsi Riau. Oleh karena saat itu Pemerintah mengangap bahwa swadaya masyarakat telah cukup kuat untuk menunjang kelangsungan Panti Asuhan Budi Mulia, maka pada tanggal 10 Desember 1962 Panti Asuhan Budi Mulia diserahkan kepada Majelis PKU Muhammadiyah Pekanbaru dengan berstatus bersubsidi. Penyerahan ini dilakukan oleh Kepala Inspeksi Sosial Propinsi Riau Bapak Tubagus Ischak Martawijaya dan diterima oleh Bapak Mohammad Zen Abdullah selaku ketua Majelis PKU Muhammadiyah Pekanbaru saat itu.

Setelah Panti Asuhan Budi Mulia berada dalam pengelolaan Majelis PKU Muhammadiyah Pekanbaru, maka Panti Asuhan Budi Mulia dipindahkan dari Bangkinang ke Pekanbaru. Pada saat itu terjadi banjir besar di sungai Kampar, mengakibatkan putusnya jalan raya Bangkinang Pekanbaru. Sehingga Panti Asuhan tersebut baru dapat dipindahkan ke Pekanbaru pada tanggal 1 Januari 1963. Penampungan pertama dirumah petak yang disewa di jalan Sudirman (samping Perguruan Thawalib). Karena rumah petak tersebut tidak mungkin disewa terus menerus maka Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pekanbaru mengajukan permohonan meminta tanah untuk bangunan Panti Asuhan kepada Walikota Pekanbaru pada saat itu Bapak Raja Roesli, BA dengan surat tanggal 3 Juni 1963 No : 31/A-Cab/II/1963. Permohonan tersebut dikabulkan oleh walikota Pekanbaru yang ditandai dengan Surat Penyerahan Penguasaan Tanah No : 73/WK/1964 dengan luas 1 Ha, terletak di jalan Semar Kepenghuluan Pekanbaru Selatan.

Pada tahun 1964 Pimpinan Muhammadiyah Kota Pekanbaru dan Pimpinan Panti Asuhan Putera Muhammadiyah yang dipimpin oleh Bapak Syafei Yatim bersama warga Muhammadiyah dan masyarakat membangun sebuah bangunan sederhana beratap rumbia berdinding papan untuk asrama anak asuh. Sehingga pada tahun 1996 dilakukanlah rehabilitasi besar-besaran oleh Majelis Pembina Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pekanbaru sehingga menjadi bangunan yang permanen.
Selengkapnya..